Sudut Berita

Beragam Berita Update Setiap Harinya

Mahalnya Untuk Bisa Balapan Di Formula One

Formula One merupakan ajang balap paling bergengsi sejagat dunia

Mahalnya Untuk Bisa Balapan Di Formula

Cornerberita.com - Mahalnya Untuk Bisa Balapan Di Formula One - Formula One merupakan ajang balap paling bergengsi sejagat dunia. Balapan jet darat itu terdiri dari berbagai negara dan merk ternama untuk mobil nya. Berbagai sponsor terkenal juga menghiasi mobil dan kostum para pebalapnya.
Mahalnya Untuk Bisa Balapan Di Formula

Cornerberita.com – Mahalnya Untuk Bisa Balapan Di Formula One – Formula One merupakan ajang balap paling bergengsi sejagat dunia. Balapan jet darat itu terdiri dari berbagai negara dan merk ternama untuk mobil nya. Berbagai sponsor terkenal juga menghiasi mobil dan kostum para pebalapnya.

Sedangkan untuk bisa berada di kompetisi ini tidaklah mudah, dana yang banyak terutama yang menjadi sorotan. Katakan saja seperti pada pebalap asal Indonesia, Rio Haryanto bersama tim Manor. Untuk sekelas tim Manor saja harus menggelontorkan dana 15 juta euro atau setara dengan 125 Miliar. Tidak heran jika Haryanto dari Indonesia kesulitan mendapatkan sponsor. Imbas nya ia bahkan tidak bisa menyelesaikan satu musim balapan karena terkendala dana.

 

BACA JUGA

Mahalnya Untuk Bisa Balapan Di Formula One – Memasuki musim baru 2017, Rio dipastikan kesulitan untuk mendapatkan bangku lagi di F1. Status ia sebagai pay driver, Rio tidak bisa mencari sponsor untuk berada di musim baru.

Driver Mercedes, Lewis Hamilton juga mengungkapkan mahalnya untuk bisa membalap di ajang Formula One dan sulit untuk menembus F1. Ia menyebutkan bahwa perkembangan teknologi yang signifikan untuk fitur-fitur canggih, yang menjadikan alasan utama membengkaknya biaya yang dibutuhkan untuk balapan bergengsi ini.

“Saya pikir saat ini sudah sangat sulit, meskipun ada begitu banyak pemain muda yang muncul. Untuk bisa sampai ke Formula One, sekarang jauh lebih mahal. Teknologinya sudah sangat maju,” ucap Hamilton.

“Karting lebih mahal ayah saya menggadaikan rumah kami tiga atau empat kali untuk membiayai saya karting. Itu sangatlah mahal, itulah hal yang tersulit mengenai mencoba untuk menggapai Formula 1, itu tak sederhana.” lanjutnya.

“Sejujurnya buat saya, kami tak punya apa-apa. Kami tak mempunyai uang saat mulai membalap. Saya pikir, saya selalu lebih lapar lagi sejak saya balapan di usia muda melawan keluarga yang lebih berada. Itu sangat mendorong saya,” tutupnya.